Pentingnya Shalat Untuk Remaja

Assalamualaikum Warohmatullahi wabarokatu
Mari kita buka tausiah pagi hari ini dengan membaca basmallah secara bersama-sama “ Bismillahirohmanirrohim “
sebelum memulai materi, terlebih dahulu saya akan memperkenalkan diri saya, Mungkin Dari kelas XI Ipa 3 sebagian sudah ada yang mengenal saya, namun juga banyak yang belum mengenal saya, nama saya Ibnu Yudhi Wibowo, dari kelas XI ipa unggulan 2
Mungkin teman-teman ada yang masih bingung, ada kegiatan apakah pada pagi jumat ini, kok Pada rame, Guru-guru gak pada masuk kelas. Saya akan menjelaskan sedikit
Kegiatan ini disebut tausiah tanggal 17 yang pertama kali dilaksanakan di SMA kita, dan diprakarsai oleh OSIS (Organisasi siswa intra sekolah) selaku organisasi tertinggi disekolah dan dibantu oleh FORISMA (Forum remaja islam SMA N  1 CAWAS), pada kegiatan tausiah ini, guru akan diberikan tausiah dari guru PAI, sedangkan siswanya akan diberikan tausiah dari ikhwan anggota forisma.

Mengacu dari hadist rosullullah yang diriwayatkan oleh bukhari muslim bahwasannya “Sampaikanlah apa yang kau dapat dariku, walaupun hanya satu ayat “. Atas dasar tersebut semua mukmin wajib berdakwah, termasuk saya yaitu menyampaikan tausiah islam kepada teman-teman kelas IPA 3, saya menharapkan partisipasi dari teman-teman untuk mendengarkan tausiah dari saya yang singkat  ini, semoga bermanfaat didunia maupun di akhirat.
Langsung saja ke materi, karena waktu tinggal sedikit, dan saya hanya diberi waktu  15 menit dari jam 7 sampai dengan jam 7 seperempat, dan ini sudah telat beberapa menit.
Melihat remaja=remaja sekarang ini , banyak yang sudah menjadi korban degredasi moral  jauh dari etika dan tuntunan syariah islam, hanya karena ingin dihormati ataupun diatakuti oleh teman-temannya, mereka malah salah memilih jalan, yaitu malah ikut-ikutan mabuk-mabukkan, mbolos jam pelajaran dan lain-lain, mereka tidak menyadari bahwa hal tersebutdimurkai oleh allah SWT dan memberikan dampak buruk juga penyesalan dikemudian hari.
Nah untuk menyikapai hal tersebut, kita sebagai remaja harus membentengi diri, salah satu caranya yaitu dengan sholat.
Saya yakin teman-teman kelas IPA 3 semuanya pada  sholat, walaupun masih bolong-bolong. Gak papa ditingkatkan lagi yang penting ada niat untuk melakukan sholat.







1.      Hukum dan Anjuran mendirikan Sholat          
Allah Iberfirman:
]4
Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman. (QS. anNisa': 103)

Selainitu, allah juga berfirman pada quran surat al baqarah ayat 238

"Peliharalah semua shalat(mu), dan (peliharalah) shalatwusthaa. Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu'. (QS. al Baqarah: 238)

Dan jika kalian semua telah membaca kisah detik-detik kematian nabi muhammad sangatlah mengharukan, saya akan menceritakan yang masuk dalam materi saja yaitu
Saat nyawa Rosullullah SAW sampai di dada, bibirnya masihbergetarseakanhendakmembisikkansesuatu, Alisegeramendekat ketelinga beliau,
Tetapi apa yang dibisikkan oleh nabi muhammad SAW ?????
 “Uushiikumbisshalati, wamaamalakataimanukum,” yang artinyapeliharalahshalatdansantuni orang-orang lemah di antaramu.Subhanallah, Begitu besar cinta dan perhatian beliau terhadap umatnya untuk sekedar mengingatkan agar umatnya selalu mendirika sholat, padahal Beliau sendiri dalam keadaan sakaratul maut.
Astagfirullahalazhim, tetapi apa yang kita perbuat, kita acuhkan wasiat terakhir dari nabi muhammad, jika beliau melihat umatnya sekarang ini, betapa sedih hati nabi muhammad SAW.

Di dalam shalat, seorang muslim mewujudkan perintah Allah pada setiap anggota badannya, hal itu agar dirinya terbiasa taat kepada Allah dan melaksanakan perintahnya dalam segala aspek kehidupanya, pada prilaku, pergaulan, makanan, pakaiannya dan seterusnya sehingga ia terbentuk menjadi pribadi  yang taat kepada tuhannya di dalam shalat maupun di luar shalatnya.
Kesimpulan :
Dari beberapa Hadist di atas dapat disimpulkan bahwa sholat adalah fardu (wajib) bagi orang-orang yang beriman hal ini dianjurkan dalam (QS. alBaqarah: 238) dan (an Nisa': 103). Bahkan dalam keadaan sakaratul maut, nabi muhammad SAW masih mewasiatkannya, Barangsiapa menjaga shalatnya, berarti dia telah menjaga agamanya.


2.      Pentingnya Shalat Tepat Waktu                  
Anak kecil harus diperintahkan melaksanakan shalat apabila sudah berumur tujuh tahun, dan boleh dipukul apabila tidak melaksanakan shalat saat sudah berumur sepuluh tahun.
Tetapi saat kita tidak shalat siapakah yang memukul kita, seharusnya orang tua kita, tetapi bagaimanakah jika orang tua kita juga tidak pernah melaksanakan shalat, Astagfirullahalazim
Berarti benar, pendidikan islam itu harus dimulai sejak dini, maka mulaila sekarang persiapkanlah diri kalian untuk kelak nantinya agar menjadi orang tua yang baik pula.

Untuk menjadi Orang tua yang baik tentu kita harus mendirikan Sholat, mendirikan sholat bukan hanya mengerjakan shalat saja, tetapi harus mengetahui rukun-rukunnya, sunah-sunahnya, berjamah di masjid dan tidak melalaikan (Tepat Waktu). Bukan seperti kita, pulang sekolah kluyuran, mungkin ada yang paacaran, futsal bahkan ada yang PS,  semua kegiatan tersebut boleh dilakukan, asalkan jangan sampai mengundur waktu sholatnya , ngasar baru dikerjakan jam setengah 6, itu namanya bukan mendirikan sholat, tetapi hanya mengerjakan sholat saja, yang belum tentu diterima oleh allah SWT.
Ada hadist yang menganjurkan kita untuk Sholat tepat waktu yaitu :

PesanKhalifahUsman bin Affanra:
“Orang-orang yang memeliharashalat lima waktudanmengerjakannyatepatpadawaktunya, maka Allah akan memuliakan orang itu dengan Sembilan macam kemuliaan:
1. Dicintai Allah
2. Badannya senantiasa sehat
3. Dijaga oleh Malaikat
4. Diturunkan berkah untuk rumahnya
5. Mukanya akan kelihatan tanda orang yang shaleh
6. Allah akan melembutkan hatinya
7. Dapat melalui jembatan Shiratal Mustaqim layaknya seperti kilat
8. Akan diselamatkan dari api neraka
9. Allah akanmenempatkannyakedalamgolongan orang-orang yang tidaktakutdanbersedih.
Boleh kita tidak tepat waktu TETAPI harus ada halang syari nya, seperti kita sebagai pelajar, yang harusnya sholat dhuhur itu sudah manjing pukul 12.00, tetapi kita ngasonya jam 12.15 nah itu gak papa tapi saat itu juga harus sholat. Lapar bukanlah  alasan, karena istirahat pertama kan sudah makan, dari rumahpun juga sudah sarapan to?.

Kesimpulan :
            Kita wajib mendirikan sholat dan dalam melaksanakannya dianjurkan tepat waktu, boleh tepat waktu asalkan ada halang syari nya karena sholat tepat waktu akan mendapatkan banyak keutamaan.


3.    Keutamaan Sholat pada saat penimbangan amal
Perlu kita ingat, ada saatnya amalan kita ditimbang (dihisab) yaitu di hari kiamat, seperti hadist dibawah ini .

Dari Abu Hurairah t bahwasanya nabi r bersabda: ((Yang pertama kali akan dihisab dari seorang hamba pada hari kiamat adalah shalatnya, apabila shalatnya sempurna, maka ditulis sempurna, dan apabila terdapat kekurangan, Allah berkata: "Lihatlah apakah dia mempunyai shalat sunnah untuk melengkapi kekuranga shalat wajibnya dari shalat sunnah?", kemudian barulah dihisab amal-amal yang lain seperti yang demikian itu)). (HR. Nasa'I dan Ibnu Majah)([1]).

Kesimpulan :
Dari hadist yang baru saya bacakan, dapat disimpulkan bahwa jika amalan sholat kita baik maka Amalan-amalan lain kita juga ikut menjadi baik, tetapi jika amalan sholat kita buruk, maka amalan yang lainnya ikut menjadi buruk, walaupun sudah beramal banyak, bersedekah banyak, tetapi jika amalan kita buruk ,apa gunanya????


4.  Hukum orang yang mengingkari wajibnya shalat atau meninggalkannya

      Sesungguhnya orang yang meninggalkanshalatsecarakeseluruhanhukumnyakafirkeluardari Islam, berdasarkansabdaNabi shallallahu ‘alaihiwasallam“Perbedaanantarakitadenganmereka (orang-orang kafir) adalahshalat. Barangsiapa yang meninggalkanshalatmakaiatelahkafir.” (HR. At-Tirmidzi -Shahih)

Barangsiapa yang mengingkari wajibnya shalat maka ia telah kafir, begitu pula orang yang meninggalkannya karena meremehkan dan malas. Apabila ia tidak mengetahui hukumnya maka diajari, namun apabila dia mengetahui tentang wajibnya tetapi tetap meninggalkannya, maka ia disuruh bertaubat selama tiga hari, kalau menolak untuk taubat maka barulah dibunuh.

Allah I berfirman:
Jika mereka bertaubat, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, Maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama" (QS. At Taubah: 11)



Dari Jabir t berkata: "Aku mendengar Rasulullah r bersabda: ((Sesungguhnya pembatas antara seseorang dengan syirik dan kufur adalah meninggalkan shalat)) (HR. Muslim) ([2]).

Kesimpulan :
Orang yang sengaja meninggalkan sholat , padahal dia mengetahui hukum wajib sholat, maka ia telah dikatakan kafir, dan orang yang meninggalkan sholat, tetapi tidak tahu tentang hukumnya, maka disebut orang fasik.

                                                                                                                                                                                                                                                            Penyusun Isi : Ibnu Yudhi Wibowo







Baca Juga yang Ini:


Posted By

Jangan Asal Copy Paste, Jangan Lupa Cantumkan Link Aktif !!! baca aturannya disini

0 komentar:

Poskan Komentar

Copyright © 2012 Prima-gatak / Template by : Urangkurai